“UMKM”, Instrumen Pendukung Pariwisata Labuan Bajo

“UMKM”, Instrumen Pendukung Pariwisata Labuan Bajo
Foto: Seminar Peran Bank Indonesia Mendukung Kemajuan UMKM di Kabupaten Manggarai Barat, Rabu, (15/03/2023).

BidikNews24.com, Labuan Bajo - Pengembangan sektor pariwisata di Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium, tidak terlepas dari peran serta para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).  Sebab, UMKM merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) setalah industri pariwisata dan pertanian.

Hal ini dikemukakan oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Yohan dalam Forum Seminar Peran Bank Indonesia Mendukung Kemajuan UMKM di Kabupaten Manggarai Barat, pada Rabu, (15/03/2023) kemarin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT, S. Donny H.Heatubun, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Marselinus Jeramun dan Narasumber dari Bank Indonesia Perwakilan NTT, Aji Baskoro.

Menurut Ayo, pemberdayaan UMKM merupakan sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan (bonum commune) rakyat setempat. Sinergitas yang dibangun bersama Bank Indonesia melalui program pemberdayaan UMKM ini, sebagai upaya mendorong produktifitas masyarakat setempat, agar bisa berkreasi dan berinovasi mengolah berbagai potensi di daerah.

Baca Juga: Ahmad Yohan Desak OJK Tindak Tegas Pinjol Ilegal

“ UMKM merupakan salah satu instrument untuk mensuport Labuan Bajo sebagai daerah wisata premium, “ ujar Ayo.

Ayo menambahkan, berbagai program UMKM yang di gelontorkan Bank Indonesia selama ini, sebagai langkah preventif mengentas kemiskinan serta mengurangi angka pengangguran di NTT. Sebab, stigma tentang NTT selalu diidentikan dengan daerah termiskin, terbelakang dan terisolir.

Sementara Itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, S. Donny H.Heatubun mengungkapkan, Bank Indonesia berkomitmen untuk melakukan berbagai inovasi, dengan upaya pengembangan dan menaikan kelas UMKM di NTT.  Selain itu, Bank Indonesia juga memprioritaskan program pendampingan dan pengembangan UMKM.

Donny menambahkan, sinergitas yang di bangun Bank Indonesia bersama Komisi XI DPR RI, sebagai langkah preventif mendorong akselerasi pembangunan di NTT.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN