Taktik Cerdas Jokowi Pertemukan Dua Rival

Taktik Cerdas Jokowi Pertemukan Dua Rival
Taktik Cerdas Jokowi Pertemukan Dua Rival (Foto : twitter@ganjarpranowo)

BidikNews24.com, Jakarta – Momentum kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023) kemarin, memberikan sinyal positif bagi duet Ganjar Pranowo dan Parbowo Subianto, dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti.

Meski belum ada keputusan politik yang final untuk mengawinkan Gubernur Jawa Tengah dan Menteri Pertahanan RI tersebut, namun publik tampaknya mulai menebak-nebak taktik cerdas yang diskenariokan oleh orang nomor 1 RI ini.

Keakraban Jokowi bersama kedua Tokoh tersebut disela-sela meninjau panen raya padi di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah beberapa waktu lalu, menimbulkan teka-teki dan persepsi beragam dari publik.

Mungkin sebagian kalangan menilai pertemuan akrab ketiga Tokoh tersebut, sebuah kebetulan. Namun dipihak lain, momentum tersebut ditafsir sebagai ruang untuk membangun komunikasi politik yang intens menuju Pilpres 2024.

Sebelumnya, sejumlah Lembaga survei merilis elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, meroket sebagai calon presiden terkuat di Pilpres 2024.

Salah satunya, lembaga survei Indikator Politik yang menyebutkan, Ganjar menempati urutan pertama simulasi tiga nama capres dengan elektabilitas 35,8 persen. Sedangkan Prabowo 26,7 persen.

Elektabilitas Ganjar naik karena bulan lalu memperoleh 33,9 persen. Begitu pula dengan Prabowo yang elektabilitasnya di bulan lalu mencapai 23,9 persen.

Rivalitas Ganjar dan Prabowo, diprediksi bakal berjalan sengit, jika kedua Tokoh ini keluar sebagai capres dari masing-masing partai koalisi.

Baca Juga : Elektabilitas Ganjar dan Prabowo Meroket

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, dalam prinsip politik kekinian, senioritas bukan lagi menjadi penghalang untuk memasangkan tokoh menjadi capres dan cawapres.

"Kalau Pak Prabowo lebih senior memang tidak bisa dibantah,tetapi di pilpres kita 2014 dan 2019, Jokowi juga memiliki cawapres yang lebih senior. Yakni Pak JK dan Ma'ruf Amin," ujar Adi seperti dilansir rmol.id Minggu, (12/3/2023) kemarin.

Adi menilai, kondisi Ganjar pun serupa dengan Jokowi kala pilpres lalu. Yakni, memiliki elektabilitas lebih tinggi dari Jusuf Kalla ataupun Maruf Amin. Saat ini, Ganjar meraih elektabilitas lebih tinggi dari Prabowo Subianto di beberapa survei.

Oleh karena itu, kata Adi, partai pendukung tentu akan melihat elektoral tertinggi personal untuk dijadikan capres. Terutama PDIP tempat Ganjar bernaung dan Gerindra di mana Prabowo adalah Ketua Umumnya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN