Primus Yustisio: Pancasila Harus Dijaga dan Diamalkan

Primus Yustisio: Pancasila Harus Dijaga dan Diamalkan
Foto:-Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Primus Yustisio menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Bangsa

BidikNews24.com,Gunung Sindur, Bogor - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Primus Yustisio menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Bangsa yang digelar di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 30 Juli 2023. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, pelajar, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Primus Yustisio mengatakan bahwa sosialisasi empat pilar bangsa, yaitu Pancasila, UUD NKRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan kegiatan penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan di tengah tantangan globalisasi dan radikalisme. Ia menekankan bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara harus dijaga dan diamalkan oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Pancasila adalah soko guru bangsa kita. Pancasila adalah rumah kita bersama. Pancasila adalah jati diri kita sebagai bangsa yang beragam tetapi tetap satu. Oleh karena itu, kita harus menjaga Pancasila dari segala bentuk ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun dari luar. Kita juga harus mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam sikap, ucapan, maupun perbuatan,” ujar Primus Yustisio.

Ia juga mengajak para peserta untuk mengenal lebih dalam empat pilar bangsa lainnya, yaitu UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Ia mengatakan bahwa empat pilar bangsa tersebut merupakan konsensus nasional yang harus dihormati dan dipatuhi oleh semua pihak.

“UUD NRI Tahun 1945 adalah hasil perjuangan para founding fathers kita yang menggambarkan cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. NKRI adalah kesepakatan kita untuk tetap bersatu dalam bingkai negara kesatuan yang berdaulat dan berkedaulatan. Bhinneka Tunggal Ika adalah semangat kita untuk menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di antara kita. Empat pilar bangsa ini adalah warisan luhur yang harus kita lestarikan dan kembangkan untuk generasi mendatang,” tutur Primus Yustisio.

Kegiatan sosialisasi empat pilar bangsa ini berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta berkesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan narasumber tentang berbagai hal yang berkaitan dengan empat pilar bangsa. Primus Yustisio juga memberikan materi dan contoh-contoh konkret tentang bagaimana menerapkan empat pilar bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta dan foto bersama dengan narasumber. Primus Yustisio berharap bahwa kegiatan sosialisasi empat pilar bangsa ini dapat memberikan manfaat dan wawasan bagi para peserta dan masyarakat luas. Ia juga mengapresiasi kerjasama dan partisipasi dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia, peserta, dan semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan sosialisasi empat pilar bangsa ini. Saya berharap kita semua dapat menjadi agen-agen perubahan yang positif dan konstruktif untuk membangun bangsa dan negara kita yang kita cintai ini. Mari kita jadikan empat pilar bangsa sebagai pedoman dan pegangan kita dalam menjalani kehidupan ini,” pungkas Primus Yustisio.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN