Presiden Joko Widodo Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Terdampak Kebakaran

Presiden Joko Widodo Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Terdampak Kebakaran
Foto : Presiden Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Terdampak Kebakaran (BNPB))

BidikNews24.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meninjau lokasi yang terdampak atas peristiwa terbakarnya Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Minggu (5/3).

Dalam peninjauan itu, Presiden juga mengunjungi tenda pengungsian yang berada di RPTRA Rawa Badak. Kepada warga pengungsi, Kepala Negara menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang telah menewaskan 16 jiwa dan 37 lainnya luka-luka. Pada kesempatan itu Kepala Negara juga berdialog bersama warga terdampak yang dilanjutkan dengan pemberian bantuan permakanan dan uang santunan.

Dalam keterangannya, Presiden mengintruksikan kepada Menteri BUMN Erick Thohir dan Pj.Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono agar segera mencari solusi segera. Adapun Presiden mengatakan bahwa lokasi permukiman padat penduduk yang terdampak kebakaran depo pertamina ini berada di wilayah yang berbahaya dan seharusnya tidak menjadi tempat tinggal penduduk.
Lebih lanjut, Presiden tetap menekankan agar ada beberapa pilihan solusi yang tepat. Kepala Negara mengatakan bahwa solusi otu bisa dengan memindahkan depo atau merelokasi permukiman yang berada di sekitar depo.

Lebih lanjut, Presiden juga menggarisbawahi agar apa yang terjadi di Depo Plumpang ini kemudian menjadi evaluasi bagi wilayah lain. Presiden meminta agar masyarakat lebih bijak dalam menentukan lokasi tempat tinggal. Di samping itu, pemerintah daerah bersama Pertamina harus selalu berkoordinasi, sehingga kejadian kemudian tidak terjadi peristiwa yang serupa.

Baca Juga : Korban Tewas Ledakan Pipa Pertamina Plumpang Terkonfirmasi 17 Orang

Berdasarkan data yang dihimpun sementara, sebanyak 297 warga masih bertahan di dua titik. Sementara itu korban meninggal dunia dipastikan ada sebanyak 16 orang dan yang mengalami luka-luka 37 orang. Adapun seluruh korban luka saat ini sudah mendapat perawatan intensif di sejumlah rumah sakit yang meliputi RSCM 1 orang, RSPP 25 orang, RS Pelabuhan 2 orang, RS Tugu 1 orang, RS Koja 2 orang, RS Yarsi 2 orang, RS Firdaus 1 orang, RS Pertamina Jaya 1 orang dan RS Pekerja 2 orang.

Baca Juga : Korban Ledakan Pipa Pertamina Plumpang Bertambah

Guna meringankan beban penderitaan warga terdampak, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan dukungan berupa tenda 6x12 meter sebanyak 2 unit dan tenda keluarga 4x6 meter sebanyak 25 unit. Selain itu BNPB juga memberikan dukungan lainnya berupa 1.000 paket sembako, 1.500 lembar selimut dan 1.500 buah matras. Di samping itu, BNPB juga terus berkoordinasi dengan BPBD DKI Jakarta, PMI, TNI, Polri dan lintas instansi terkait untuk memberikan dukungan darurat dan pemulihan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN