PPATK Temukan Transaksi Mencurigakan Selama 2022 Capai Rp 183 T

PPATK Temukan Transaksi Mencurigakan Selama 2022 Capai Rp 183 T
Foto: Gedung PPATK

Bidiknews24.com,Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya 1.215 laporan terkait transaksi keuangan yang mencurigakan selama 2022. Totalnya mencapai Rp 183,8 triliun.

"Sepanjang tahun 2022 saja 11 bulan ini PPATK telah menyampaikan 1.215 laporan hasil analisis laporan yang terkait dengan 1.544 laporan transaksi keuangan mencurigakan," kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam konferensi pers, Rabu (28/12/2022).

Ivan menuturkan, PPATK telah mengirimkan 3.990 permintaan informasi kepada penyedia jasa keuangan atau dalam hal ini adalah pelapor. Jika dirata-rata, PPATK telah mengirimkan sekitar 100 permintaan informasi perharinya.

"Itu kita mengirimkan 3.990 permintaan informasi ya. Kalau dihitung per hari itu sekitar 100-an kita mengirimkan surat kepada pihak pelapor," ujar Ivan.

Selain itu, PPATK juga melakukan pemetaan sumber yang memicu tindakan pencucian uang. Hasilnya, tindak pidana korupsi dan narkotika menjadi sumber terbesar risiko pencucian uang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN