Pentingnya Implementasi Nilai Pancasila dalam Momentum Peringatan HUT RI

Pentingnya Implementasi Nilai Pancasila dalam Momentum Peringatan HUT RI
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen. Pol. Rycko Amelza Dahniel, (ANTARA/HO-BNPT RI)

BidikNews24.com, Jakarta - Indonesia, sebuah negara dengan kekayaan budaya dan keragaman yang luar biasa, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 dengan semangat nasionalisme dan harapan baru. Momentum ini tidak hanya menjadi momen perayaan semata, tetapi juga merupakan saat yang tepat untuk merenungkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen. Pol. Rycko Amelza Dahniel, dengan tegas menyoroti betapa pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk ideologi kekerasan yang mengancam kedamaian dan stabilitas negara.

Dalam pernyataan tertulisnya sepert dilansir antaranews.com, beliau menegaskan bahwa kekuatan bangsa Indonesia untuk menolak ideologi kekerasan semakin kuat saat nilai-nilai Pancasila menjadi panduan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila, sebagai pijakan ideologis negara, bukan hanya semata kata-kata di atas kertas. Nilai-nilai luhur tersebut harus meresap dalam setiap lapisan masyarakat dan menjadi panduan dalam pengambilan keputusan, interaksi sosial, serta pembangunan nasional.

Melalui implementasi yang komprehensif, Pancasila dapat menjadi pilar utama dalam memperkokoh pondasi kebangsaan.

Dalam pandangan Rycko, implementasi nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting dalam menyongsong visi besar Indonesia, yaitu Indonesia Emas 2045. Visi tersebut bukanlah sekadar impian, tetapi tujuan nyata yang dapat dicapai jika seluruh komponen masyarakat bersatu dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila.

Keberagaman budaya, etnis, agama, dan bahasa bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan diperkaya.

Salah satu aspek penting dalam implementasi nilai-nilai Pancasila adalah menjaga persatuan dan menghargai perbedaan.

Rycko Amelza Dahniel mengingatkan bahwa hanya melalui penghormatan terhadap keragaman dan toleransi, Indonesia dapat menjadi negara yang damai, harmonis, dan bebas dari kekerasan.

Pesan yang disampaikan oleh Kepala BNPT ini sejalan dengan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo. Presiden Jokowi menekankan bahwa kebebasan dan demokrasi harus digunakan sebagai sarana memajukan bangsa, bukan sebagai alat untuk melampiaskan fitnah dan kedengkian.

Baca Juga : Tim Indonesia Maju Kibarkan Semangat Kebangsaan Sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

Dalam hal ini, Pancasila menjadi tonggak penting dalam menjaga moralitas dan menghindari perpecahan dalam masyarakat.

Seiring dengan semangat peringatan HUT RI ke-78, mari kita tingkatkan kesadaran akan nilai-nilai Pancasila dan implementasinya dalam setiap aspek kehidupan.

Pancasila bukan hanya bendera yang berkibar di setiap sudut negeri, tetapi adalah landasan kokoh yang memandu langkah Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Dengan nilai-nilai Pancasila yang ditanamkan dalam tindakan nyata, kita dapat menjaga harmoni, membangun solidaritas, dan melangkah maju sebagai bangsa yang kokoh dan bermartabat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN