Pengumuman SNBP 2023 : 143.805 Siswa Lulus Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Pengumuman SNBP 2023 : 143.805 Siswa Lulus Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri
143.805 Siswa Lulus Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

BidikNews24.com, Jakarta - 143,805 siswa telah diterima di perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2023 di Indonesia. Pengumuman SNBP 2023 diumumkan pada 28 Maret 2023, pukul 15.00 secara online. Dari 663,181 pendaftar, 128,045 siswa diterima pada pilihan pertama mereka, 15,780 siswa pada pilihan kedua, dan 44,928 siswa melalui KIP Kuliah.

Menurut Ketua Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Prof Mochamad Ashari, terdapat tren kenaikan dalam jumlah pendaftar SNBP 2023 dibandingkan dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022. Ada 21,702 sekolah yang telah melakukan finalisasi di SNBP 2023 dibandingkan dengan 19,204 pada SNMPTN 2022.

Selain itu, terdapat 875,413 siswa yang eligible pada SNBP 2023 dibandingkan dengan 847,069 siswa pada SNMPTN 2022. Siswa yang telah melakukan finalisasi di SNBP 2023 mencapai 663,181 siswa, sedangkan pada SNMPTN 2022 sejumlah 612,049 siswa.

Tren pendaftar pada SNBP 2023 menunjukkan adanya kenaikan jumlah siswa dari SMK dan MA. Jumlah siswa dari SMK naik 17 persen dan dari MA naik 7 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa SNBP memberikan kesempatan yang lebih besar bagi siswa dari berbagai jenis sekolah untuk diterima di perguruan tinggi negeri.

Bagi siswa yang belum diterima melalui jalur SNBP 2023, mereka masih memiliki kesempatan melalui jalur UTBK SNBT dan jalur mandiri.

Baca Juga : Pengumuman SNBP 2023 Rilis 28 Maret 2023

Jalur UTBK SNBT memungkinkan siswa untuk memilih prodi lintas provinsi dan lintas kabupaten/kota dari Sabang sampai Merauke di PTN akademik, vokasi, dan agama yang ikut mekanisme SNBT.

Sementara jalur mandiri memberi kesempatan melalui tes untuk mengakomodasi keberagaman di masyarakat yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Prof Nizam, ketiga jalur seleksi tersebut saling melengkapi dan menjadikan perguruan tinggi inklusif sehingga semua berkesempatan meraih pendidikan di perguruan tinggi.

Oleh karena itu, ia mendorong siswa untuk berprestasi tidak hanya di kelas tetapi juga di luar kelas dan serius mengembangkan prestasi selama sekolah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN