Peneliti BRIN Andi Pangerang Ditangkap

Peneliti BRIN Andi Pangerang Ditangkap
Foto: jakarta.tribunnews.com/ Peneliti BRIN Andi Pangerang Ditangkap Polisi.

BidikNews24.com, Jakarta - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanuddin ditangkap saat sedang mudik ke rumah orang tuanya di Dusun Ketanon, Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur.

Diketahui, AP Hasanuddin ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri buntut komentarnya di Facebook yang diduga mengancam membunuh warga Muhammadiyah.

AP Hasanuddin diduga melakukan ujaran kebencian lantaran mengancam membunuh warga Muhammadiyah karena perbedaan penetapan tanggal Idul Fitri 2023.

Baca Juga:Bareskrim Pamer Andi Pangerang Kenakan Rompi Oranye Usai Ditetapkan Jadi Tersangka

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri (Dirtipidsiber) Brgijen Adi Vivid Agustiari, mengatakan Andi Pangerang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (30/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat ditangkap tangan Andi Pangerang diborgol.

"Tadi Kasatreskrim melaporkan, dari Bareskrim Mabes Polri minta pendampingan. Ya sudah kita dampingi ketika menangkap APH," ujar Kapolres Jombang, AKBP Muh Nurhidayat seperti dilansir tribuntoraja.com Senin (1/5/2023).

Sebelumnya, Polisi mengungkap motif peneliti BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin mengancam membunuh warga Muhammadiyah di media sosial. Brigjen Pol Adi Vivid menyebut, Andi Pangerang emosi karena sudah capek berdiskusi panjang soal perbedaan tersebut.

"Motivasinya bahwa karena dia sudah kesal mengikuti diskusi tersebut sampai akhirnya titik lelah dan dia emosi," ujar Adi Vivid.

Sebelum berkomentar di unggahan peneliti BRIN lainnya yakni Thomas Djamaluddin soal perbedaan lebaran pada 21 April 2023, Andi mengaku sudah berdiskusi dengan Thomas soal itu.

Namun, diskusi panjang tersebut tak menemukan jalan keluar atau jawaban hingga terjadi lagi perbedaan penetapan lebaran 2024 antara pemerintah dengan Muhammadiyah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN