Patung "Kristus Penebus" Monumen Bersejarah Ikon Negara Brazil

Patung "Kristus Penebus" Monumen Bersejarah Ikon Negara Brazil
Patung Kristus Penebus

BidikNews24.com, Jakarta - Patung Kristus yang terletak di Rio de Janeiro, Brazil, dikenal sebagai salah satu simbol terbesar Brazil dan salah satu destinasi wisata yang paling populer di dunia. 

Patung Kristus mulai dibangun pada tahun 1922 dan selesai pada tahun 1931, dengan biaya sekitar 2,5 juta dolar pada saat itu. Patung ini memiliki tinggi 30 meter dan lebar sayap sekitar 28 meter, serta berdiri di puncak bukit Corcovado yang tingginya mencapai 710 meter di atas permukaan laut. Patung ini dibuat dari beton bertulang dengan permukaan dilapisi oleh sekitar 6.000 batu granit yang diimpor dari Swedia.

Patung Kristus yang terkenal ini diberi nama "Kristus Penebus" atau "Kristus Sang Penebus" dan diresmikan pada hari Natal tahun 1931 oleh Presiden Getúlio Vargas.

Patung ini merupakan salah satu patung Kristus tertinggi di dunia, bahkan lebih tinggi daripada Patung Kristus di Lisbon, Portugal.

Patung Kristus telah menjadi ikon dari Rio de Janeiro dan Brazil secara keseluruhan. Ribuan orang setiap tahunnya datang ke patung ini untuk menikmati pemandangan Rio de Janeiro dari ketinggian, terutama saat matahari terbenam.

Selain itu, patung ini juga digunakan sebagai tempat upacara dan kebaktian keagamaan bagi umat Katolik setempat.

Namun, patung ini tidak terhindar dari tantangan dan masalah. Dalam beberapa tahun terakhir, patung ini telah mengalami kerusakan dan membutuhkan perawatan dan perbaikan.

Pada tahun 2014, patung ini menjadi tuan rumah untuk acara piala dunia FIFA dan Olimpiade Rio de Janeiro pada tahun 2016.

Patung Kristus merupakan simbol terbesar Brazil yang paling dikenal dan menjadi tujuan wisata yang paling populer di dunia.

Patung ini bukan hanya tempat untuk menikmati keindahan pemandangan Rio de Janeiro, tetapi juga memiliki nilai religius yang penting bagi umat Katolik.

Patung ini terus menjadi pusat perhatian dan semoga dapat terus dirawat dengan baik agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN