Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Pimpin Upacara Hari Kemerdekaan ke-78 RI di Kementerian Perdagangan

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Pimpin Upacara Hari Kemerdekaan ke-78 RI di Kementerian Perdagangan
Zulkifli Hasan Pimpin Upacara Hari Kemerdekaan ke-78 RI di Kementerian Perdagangan. Foto Biro Humas Kemendag

BidikNews24.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia. Upacara ini dilangsungkan di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, dan memiliki makna khusus karena juga melibatkan unsur budaya dari Provinsi Lampung.

Mendag Zulkifli Hasan tampil mengenakan pakaian adat dari Provinsi Lampung sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Dalam sambutannya, beliau mengucapkan "Dirgahayu Republik Indonesia" dan menyampaikan harapannya bahwa Indonesia dapat mewujudkan cita-citanya untuk menjadi negara maju pada tahun 2045. Kolaborasi di antara masyarakat adalah kunci utama, dan persatuan serta kesatuan tetap harus diperkuat demi mencapai tujuan tersebut.

Acara peringatan ini turut dihadiri oleh Wamendag Jerry Sambuaga, sejumlah pejabat Eselon I dan II, widyaiswara, staf khusus Menteri Perdagangan, pejabat fungsional utama, serta peserta angklung yang ikut berpartisipasi dalam perolehan Guinness World Records.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Suhanto, menerima Piagam Penghargaan Satya Lencana Wira Karya. Penghargaan ini merupakan pengakuan tertinggi yang diberikan oleh Presiden RI kepada pegawai negeri yang berjasa.

Suhanto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dari Mendag Zulkifli Hasan dan seluruh jajaran di Kementerian Perdagangan.

Ini merupakan momen bersejarah karena merupakan pertama kalinya pejabat Kemendag menerima penghargaan tersebut. Suhanto berkomitmen untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-78 RI, Indonesia juga meraih pencapaian istimewa dengan memecahkan rekor dunia oleh Guinness World Records.

Pada tanggal 5 Agustus, sebanyak 15.110 peserta berhasil menciptakan pergelaran angklung terbesar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Angklung, alat musik tradisional dari Jawa Barat, telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya nonbenda sejak tahun 2010.

Keberhasilan ini menegaskan kekayaan budaya Indonesia di mata dunia.

Dengan semangat kemerdekaan yang dipadukan dengan warisan budaya dan prestasi gemilang, peringatan HUT ke-78 RI menjadi momen bersejarah yang memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk terus maju dan berkolaborasi dalam meraih cita-cita yang lebih gemilang di masa depan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN