Menkominfo Diduga Minta Upeti 500 Juta Per Bulan Dari Proyek BTS

Menkominfo Diduga Minta Upeti 500 Juta Per Bulan Dari Proyek BTS
Menkominfo, Johnny G Plate (Foto : kominfo.go.id)

BidikNews24.com,Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, menjadi sorotan publik akhir-akhir ini, karena terseret dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan base transceiver station (BTS) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) Kementerian Komenkominfo.

Dugaan korupsi dalam pusaran proyek BTS ini, sebelumnya terungkap dari dokumen pemeriksaan kasus Korupsi BTS Bakti oleh Kejaksaan Agung.  

Nama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mulai disebut-sebut, karena diduga meminta setoran Rp 500 juta per bulan dari proyek tersebut.

Dari hasil Investigasi yang dilakukan tim Klub Jurnalis Investigasi (KJI), yang dikutip dari suara.com, Jumat (31/03/2023) menyebutkan, cara Plate meminta setoran Rp 500 juta ini tercantum dalam dokumen pemeriksaan kasus korupsi BTS Bakti.

Dokumen tersebut berisi pengakuan Direktur Utama BAKTI Kominfo, Achmad Anang Latif, tentang permintaan setoran Rp 500 juta per bulan dari Menteri Johnny Plate.

Baca Juga: Menkominfo Di Bidik Dalam Pusaran Korupsi BTS

Anang menyatakan kalau Plate meminta setoran itu saat mereka bertemu di Ruang Menteri di Lantai 7 Kantor Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Pertemuan itu ditengarai terjadi pada Januari sampai Februari 2021 lalu. Di sana, Plate menanyakan kepada Anang apakah dirinya sudah menerima permintaan Happy Endah Palupy, Kepala Bagian Tata Usaha Kominfo sekaligus sekretaris pribadi Plate.

"Apakah Happy sudah menyampaikan sesuatu?" tanya Plate.
"Soal apa?" jawab Anang.

"Soal dana operasional tim pendukung menteri, sekitar 500 juta setiap bulan, untuk anak-anak kantor. Nanti Happy akan ngomong sama kamu," kata Plate sesuai pengakuan Anang.

Selanjutnya, Anang bertemu Happy untuk meminta waktu demi memenuhi permintaan dana Rp 500 juta. Selang beberapa hari kemudian, Anang yang sedang berkunjung ke kantor Mora Telematika Indonesia (Moratelindo), bertemu dengan Irwan Hermawan, Komisaris PT Solitech Media Sinergy.

Halaman1 2

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN