Mengenal Siklon Herman, Badai Tropis yang Ditakuti Para Peneliti Klimatologi

Mengenal Siklon Herman, Badai Tropis yang Ditakuti Para Peneliti Klimatologi
Siklon Herman, Badai Tropis yang Ditakuti Para Peneliti BRIN

BidikNews24.com, Jakarta - Siklon Herman merupakan salah satu badai tropis yang terjadi pada musim hujan di Indonesia pada tanggal 13-15 Maret 2023. Siklon ini memengaruhi wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Flores dan sekitarnya.

Badai ini membawa angin kencang dengan kecepatan mencapai 100 km/jam dan hujan lebat yang mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa daerah.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Siklon Herman terbentuk akibat perbedaan tekanan udara di wilayah barat dan timur Indonesia.

Perbedaan tekanan tersebut menyebabkan angin mengalir dari wilayah yang ber tekanan tinggi menuju wilayah yang bertekanan rendah.

Ketika angin bertemu dengan wilayah laut yang hangat, maka akan terjadi penguapan air laut yang memicu terjadinya badai tropis.

Siklon Herman memicu terjadinya bencana alam di wilayah Flores, di antaranya adalah banjir dan longsor.

Beberapa rumah dan jalan tertimbun longsor, serta terjadi kerusakan pada sejumlah infrastruktur.

BMKG mengeluarkan peringatan dini sebelum badai ini menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur.

Pemerintah setempat bersama tim penanggulangan bencana telah mengevakuasi warga yang berada di wilayah terdampak dan memberikan bantuan kepada para korban.

Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru terkait kondisi cuaca.

Siklon Herman menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap bencana alam.

Kita perlu meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas dalam menghadapi bencana alam, termasuk memperkuat sistem peringatan dini dan penanggulangan bencana yang lebih efektif.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN