Manuver Politik Di balik Pertemuan Prabowo - Surya Paloh

Manuver Politik Di balik Pertemuan Prabowo - Surya Paloh
Manuver Politik Di balik Pertemuan Prabowo - Surya Paloh , Foto: Instagram @prabowo

BidikNews24.com, Jakarta - Konstelasi politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, kian memanas. Masing-masing Pimpinan Partai Politik (Parpol), tampaknya mulai bermanuver membangun kekuatan melalui komunikasi politik menuju arah koalisi bersama.

Geliat masing-masing Pimpinan Parpol mulai semakin terang-benderang melalui berbagai agenda politik, salah satunya melalui kunjungan balasan antar Pimpinan Parpol.

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, (05/ 03/2023) kemarin, sempat menyita perhatian publik. Sebab, pertemuan kedua Tokoh Parpol tersebut, disinyalir membahas arah dan peluang penggabungan koalisi menuju Pilpres 2024.

Baca Juga : Menakar Peluang PDIP Bergabung Ke KIB

Dalam momentum pertemuan antara Prabowo dan Surya Paloh, menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait pesta demokrasi Pemilu 2024. Salah satunya, Prabowo dan Paloh mengaku sepakat menghormati keputusan masing-masing partai terkait koalisi serta capres dan cawapres yang diusung pada Pilpres 2024 nanti.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pertemuan Prabowo Subianto-Surya Paloh, sempat membicarakan soal penggabungan koalisi.

 “Dalam pembicaraan berkembang, ada juga soal apa namanya gabung menggabungkan, lalu kemudian jodoh menjodohkan. Itu kan biasa,”  Ujar Dasco dilansir Antara News.

Baca Juga : PAN Mengaku Sudah Setor 3 Nama Capres-Cawapres ke KIB

Meski muncul berbagai asumsi terkait pertemuan Prabowo dan Surya Paloh yang mengarah pada penggabungan koalisi hingga perjodohan untuk Pemilihan Umum Tahun 2024, namun Dasco menepis, jika pertemuan kedua pimpinan partai politik itu, hanya sebatas kunjungan balasan, dimana Ketum Gerindra sempat mengunjungi Surya Paloh di Tower NasDem, Jakarta Pusat, pada 1 Juni 2022 lalu.

Disisi lain, pertemuan antar Prabowo dan Surya Paloh menghasilkan sejumlah kesepakatan diantaranya, saling menghormati arah politik masing-masing di Pemilu 2024, membangun iklim yang sejuk dalam berkompetisi dalam Pileg maupun Pilpres 2024, serta saling menghormati keputusan politik masing-masing partainya, baik itu soal Capres maupun Cawapres.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN