Eks Suami Korban: Ada Kejanggalan Sekeluarga Tewas Keracunan di Bekasi

Eks Suami Korban: Ada Kejanggalan Sekeluarga Tewas Keracunan di Bekasi
Foto ilustrasi TKP

Bidiknews24.com, Jakarta-Mantan suami dan ayah dari korban tewas kasus sekeluarga keracunan di Keting Udik, Bantar Gebang, Bekasi, meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut. Didin (41) meminta polisi mengungkap penyebab pasti kematian dua anak dan mantan istrinya.

"Makanya saya minta polisi menyelidiki kasus ini, diungkap apakah memang bunuh diri atau pembunuhan," kata Didin saat ditemui di rumahnya di Kampung Cijeler, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, seperti dilansir detikJabar, Minggu (15/1/2023).

Didin mengaku mengetahui peristiwa tragis itu saat dihubungi polisi. Saat itu, kata dia, polisi menyampaikan bahwa dua anaknya, RA (20) dan MR (17) meninggal diduga akibat keracunan. Sementara, AM (40) mantan istrinya saat itu masih dalam keadaan kritis. Tetapi beberapa jam setelah dirawat, korban AM meninggal dunia.

Baca Juga:Diduga Sebagai Pelaku, Polisi Buru Suami Korban Keracunan di Bekasi

Didin pun merasa janggal dengan kematian dua anak dan mantan istrinya tersebut. Pasalnya dari informasi yang dia terima, saat keluarga tersebut bepergian, ayah tiri dari anak-anaknya tersebut merampas dan mematikan semua handphone. Selain itu anak-anaknya juga dilarang membeli makanan atau minuman selama perjalanan.

Tak hanya itu, pascakejadian kendaraan milik anaknya dan barang-barang di kontrakannya juga hilang. Didin juga menyinggung keberadaan WN (60), suami dari AM dan ayah tiri dari anak-anaknya yang menghilang pascakejadian.

Baca Juga:1 Keluarga Keracunan di Bekasi, Polisi Buru Suami Korban

"Ini yang semakin membuat janggal. Kalau bunuh diri, tidak mungkin sepeda motor dan barang-barang tidak ada. Jadi kemungkinan tidak bunuh diri," katanya.

"Perlu dicari tahu juga ke mana, karena kalau tidak ada kaitan apa-apa, kenapa harus menghilang," imbuh Didin.


SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN