"Damai, Cinta, Empati, Kurt Cobain"

"Damai, Cinta, Empati, Kurt Cobain"
Foto: Kilas Balik Kematian Sang Legendaris ( Kurt cobain )

BidikNews24.com - Pada saat Kurt Cobain meletakkan pena, hanya ada dua inci kosong di kertas yang ia gunakan untuk menulis pesan perpisahannya. Ia merokok tiga batang rokok saat menulis surat itu, dan kata-kata yang ia tulis tidak mudah terucap dan tidak sempurna.

Ada beberapa kesalahan tulisan dan kalimat yang tidak selesai. Ia tidak punya cukup waktu untuk menulis ulang surat tersebut seperti yang biasa ia lakukan pada beberapa catatan pribadinya. Cahaya semakin terang di luar dan ia harus segera bertindak sebelum dunia terbangun.

Mengutip rangkuman heavier than heaven dan biografi Kurt cobain karya Gilbert Chocky, Kurt cobain menutup surat itu dengan kalimat "Damai, Cinta, Empati, Kurt Cobain" dan menuliskan namanya sebagai ganti tanda tangan. Ia dua kali menggaris bawahi kata "empati" yang muncul lima kali dalam surat itu. Kemudian ia menambahkan satu baris lagi, "Frances dan Courtney, aku akan berada di altar kalian dan memasukkan kertas dan pena ini ke dalam saku jaketku."

Di stereo, Michael Stipe sedang menyanyikan lagu "Man on the Moon" yang mengingatkan Kurt pada teman mabuknya di SMP Montesano, saat Kurt masih suka meniru tokoh Latka dalam film Taxi. Kurt bangkit dari tempat tidurnya dan masuk ke dalam ruang pakaian.

Ia memindahkan papan yang ada di dinding dan mengambil sebuah tas nilon berwarna beige berisi senapan, sekotak peluru, dan kotak cerutu Tom Moore. Setelah itu, ia memanggul senapan yang berat itu di lengan kirinya, kemudian mengambil dua buah handuk dari lemari di lorong. Ia tidak membutuhkan itu, tetapi ia yakin orang lain pasti membutuhkannya.

Halaman1 2

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN