BKKBN Sarankan Pria Menikah Pada Umur 25 dan Wanita Pada Umur 21

BKKBN Sarankan Pria Menikah Pada Umur 25 dan Wanita Pada Umur 21
Umur Ideal Untuk Menikah

BidikNews24.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengumumkan rekomendasi baru terkait usia ideal menikah bagi laki-laki dan perempuan di Indonesia.

Menurut BKKBN, usia ideal menikah bagi laki-laki adalah 25 tahun, sementara bagi perempuan adalah 21 tahun.

Rekomendasi ini tidak datang begitu saja, melainkan sebagai bagian dari upaya BKKBN untuk meningkatkan kualitas keluarga dan mencegah masalah perceraian yang semakin meningkat.

Alasan di balik rekomendasi ini mencakup beberapa faktor penting:

1. Kesiapan Fisik dan Mental

Usia 21 tahun pada perempuan dan 25 tahun pada laki-laki sering dianggap sebagai usia di mana seseorang lebih matang secara fisik dan mental.

Pada usia ini, seseorang cenderung memiliki kemampuan untuk menghadapi tanggung jawab pernikahan, seperti mengurus pasangan dan keluarga.

2. Pendidikan dan Karier

Menunda pernikahan hingga usia yang lebih matang memberikan kesempatan bagi perempuan dan laki-laki untuk menyelesaikan pendidikan dan membangun karier.

Dengan memiliki pendidikan yang lebih baik dan pekerjaan yang stabil, pasangan memiliki landasan ekonomi yang lebih kuat untuk membangun keluarga.

3. Stabilitas Ekonomi

Menikah pada usia yang lebih matang juga berarti pasangan memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri secara ekonomi.

Hal ini dapat membantu mencegah masalah finansial yang sering menjadi penyebab konflik dalam pernikahan.

4. Kesejahteraan Keluarga

Rekomendasi ini juga didasarkan pada keinginan BKKBN untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pasangan yang menikah pada usia yang lebih matang memiliki kesempatan yang lebih baik untuk merencanakan keluarga dengan bijaksana, termasuk memahami kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.

5. Pencegahan Perceraian

Salah satu tujuan utama dari rekomendasi ini adalah untuk mencegah perceraian. Menunda pernikahan hingga usia yang lebih matang dapat membantu pasangan memiliki persiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan pernikahan dan kehidupan bersama.

Dampak Memperpanjang Usia Pernikahan

Memperpanjang usia ideal menikah ini diharapkan dapat memiliki dampak positif terhadap kualitas keluarga dan tingkat perceraian di Indonesia.

Pasangan yang menikah pada usia yang lebih matang memiliki peluang lebih besar untuk memiliki hubungan yang stabil dan harmonis.

Selain itu, kualitas hidup anak-anak yang dilahirkan dari pasangan yang matang secara fisik dan mental juga cenderung lebih baik.

Pada akhirnya, rekomendasi BKKBN ini adalah langkah strategis dalam membangun keluarga yang kuat dan berkualitas di Indonesia.

Dengan memberikan panduan usia ideal menikah, BKKBN berharap dapat mengurangi masalah perceraian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa depan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN