Awas, IHSG Hari Ini (6/1) Turun Lagi

Awas, IHSG Hari Ini (6/1) Turun Lagi
Foto: Prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Bidiknews24.com, Jakarta-Prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat 6 Januari 2023 berpotensi melemah lagi. Berikut daftar saham pilihan analis untuk dipantau hari ini demi mendapatkan cuan saat pasar terkoreksi.

Dilansir Kontan.co.id, prediksi IHSG hari ini melemah lagi melanjutkan tren negatif pada perdagangan sebelumnya. IHSG melemah 2,34% atau 159,398 poin ke level 6.653,84 pada perdagangan Kamis (5/1).

Prediksi IHSG hari ini terkoreksi karena ada sejumlah sentimen negatif. Salah satu sentimen negatif yang bisa menggerus IHSG hari ini adalah kabar buruk dari bursa Amerika Serikat (AS).

Indeks utama Wall Street kehilangan lebih dari 1% pada hari Kamis, dengan Nasdaq memimpin penurunan. Pasar tenaga kerja yang ketat mengikis harapan bahwa Federal Reserve dapat menghentikan siklus kenaikan suku bunga segera setelah tetap fokus pada inflasi.

Kamis (5/1), Dow Jones Industrial Average turun 339,69 poin atau 1,02% menjadi 32.930,08. Indeks S&P 500 melorot 44,87 poin atau 1,16% menjadi 3.808,1. Nasdaq Composite turun 153,52 poin atau 1,47% menjadi 10.305,24.

Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP hari Kamis menunjukkan kenaikan pekerjaan swasta di Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi daripada perkiraan pada bulan Desember. Laporan lain menunjukkan klaim pengangguran mingguan turun minggu lalu.

Analis Sinarmas Sekuritas Mayang Anggita mengatakan secara teknikal IHSG menghadapi uji Support pada titik previous Low di angka 6.642. Level ini menjadi krusial untuk dijaga, sebelum melanjutkan pelemahan menuju Support selanjutnya di kisaran 6.505-6.480.

"Para pemodal bisa fokus pada pergerakan harga per satuan saham, dan memanfaatkan momentum ini untuk lakukan buy on weakness atau tunggu di sekitar area support. Resistance terdekat berada pada MA10 di level 6.833," Jelasnya kepada Kontan.co.id, Kamis (5/1). 

Di sisi lain, Mayang memperkirakan IHSG pada perdagangan Jumat (6/1) akan berada di area resistance 6.833 dan Support 6.505.

Sementara, Equity Research Phintraco Sekuritas Rio Febrian memperkirakan pelemahan IHSG terbatas pada perdagangan hari ini Jumat (6/1).

Waspadai critical support level 6.600 di perdagangan Jumat (6/1). IHSG berpotensi membentuk through, jika pelemahan tertahan pada kisaran level tersebut. Sebaliknya pelemahan masih dapat berlanjut, jika IHSG breaklow 6.600 tersebut.

Rio mengatakan IHSG tertekan akibat pelemahan harga komoditas energi di perdagangan Rabu (4/1). Akan tetapi, harga minyak rebound 0,5% di Kamis (5/1) dan harga gas rebound lebih dari 1% di waktu yang sama. Kondisi ini mungkin meredam aksi jual pada saham-saham energi pada perdagangan Jumat (6/1).

Selain itu, mayoritas indeks regional ditutup menguat pada Kamis (5/1), berlawanan dengan IHSG.  Rio prediksi IHSG hari ini akan berada di area Resistance 6.780, Pivot 6.700, dan Support 6.600.

Sementara, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana prediksi pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini Jumat (6/1) berpeluang menguat terbatas dengan support di 6.602 dan resistance di 6.763.

IHSG berpeluang menguat terbatas untuk menguji rentang 6.688-6.730 terlebih dahulu, dengan tertembusnya support IHSG di 6.641, maka pelaku pasar dapat mencermati adanya potensi koreksi lanjutan dari IHSG.

"Sentimen dari global masih seputar proyeksi IMF terhadap pertumbuhan ekonomi global yang hanya sebesar 2,7% di 2023 dibandingkan 2022 sebesar 3,2%, kemudian diperkirakan adanya shifting aset dari pasar saham ke obligasi," ujarnya 

Menurut Herditya, untuk perdagangan hari ini, investor dapat mencermati saham CPIN dengan target harga Rp 6.000, UNVR dengan target harga Rp 4.780 dan UNTR dengan target harga Rp 25.750.

Sementara, Rio merekomendasikan investor untuk mencermati potensi rebound pada beberapa saham-saham, seperti MIKA, SSMS, BBTN dan MAPI serta berpeluang speculative buy di BBCA, BBRI dan BBRI dalam perdagangan Jumat (6/1). 

Itulah prediksi IHSG dan rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini, Jumat 6 Januari 2023. Ingat disclaimer on, segala risiko investasi atas rekomendasi saham di atas menjadi tanggung jawab Anda sendiri.


SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN