AKBP Achiruddin Hasibuan Terbukti Langgar Kode Etik Polri

AKBP Achiruddin Hasibuan Terbukti Langgar Kode Etik Polri
Foto: metrorakyat.com/ AKBP Achiruddin Hasibuan Terbukti Langgar Kode Etik Polri.

BidikNews24.com, Jakarta - AKBP Achiruddin Hasibuan dinyatakan bersalah karena membiarkan anaknya, Aditya Hasibuan, menganiaya Ken Admiral. Disisi lain, kegemaran AKBP Achiruddin terhadap moge mendapat sorotan publik.

Penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral berimbas pada karier sang ayah, AKBP Achiruddin Hasibuan. Ia dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan AKBP Achiruddin Hasibuan telah diperiksa Propam Polda Sumut. Dia terbukti melanggar kode etik Polri karena membiarkan anaknya menganiaya mahasiswa.

Baca Juga:Jejak AKBP Achiruddin Hasibuan Yang Tengah Viral

"Saudara AH dicopot sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut dan Nonjob," ujar Hadi Wahyudi seperti dilansir CNNIndonesia Rabu (26/4).

Selain dicopot dari jabatannya, AKBP Achiruddin juga dijatuhi sanksi berupa penempatan khusus (patsus) dalam tahanan. AKBP Achiruddin dinyatakan bersalah karena membiarkan anaknya melakukan tindakan kriminal. Polda Sumut Jatuhi Sanksi Patsus AKBP AH usai Anaknya Jadi Tersangka.

"Yang bersangkutan juga ditempatkan dalam tahanan," ungkap Hadi.

Hadi menjelaskan AKBP Achiruddin Hasibuan terbukti melanggar Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri. 

Dalam aturan itu disebutkan bahwa setiap pejabat Polri di dalam etika berkepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berlaku kasar, dan tidak patut.

"Ini bentuk ketegasan Kapolda Sumut bahwa tidak mentolelir setiap perilaku dan tindakan oknum yang mencederai nama baik Polri," katanya.

Dalam kasus ini, penyidik Ditreskrimum Polda Sumut juga telah menetapkan Aditya Hasibuan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai tersangka penganiayaan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.

AH dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Dalam kasus ini, Ken Admiral dan Aditya Hasibuan saling lapor.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN