Ahmad Yohan Ajak Warga Cintai Empat Pilar Kebangsaan

Ahmad Yohan Ajak Warga Cintai Empat Pilar Kebangsaan
Foto: Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Yohan, M.Si, Melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.

BidikNews24.com,Flotim-Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Yohan,M.Si, kembali menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaaan. Sosialisasi ini, sebagai langkah preventif
memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan, pasca melewati dinamika politik menjelang 2024.

Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, berlangsung di Kantor Desa Wailebe, Kabupaten Flores Timur, NTT Pada Rabu, (6/03/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan pelajar di wilayah setempat.

Sosialisasi Empat Pilar Bangsa bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. 

baca juga:MK Tolak Permohonan Anies-Muhaimin, 3 Hakim Nyatakan Dissenting Opinion

Empat Pilar Bangsa merupakan konsep yang dikembangkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai landasan dalam membangun kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Dalam paparannya, Ahmad Yohan menekankan pentingnya menjaga dan mempertahankan Empat Pilar Bangsa sebagai identitas dan karakter bangsa Indonesia yang beragam namun tetap bersatu.

Ia juga mengajak peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar Bangsa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun negara.

"Empat Pilar Bangsa adalah tiang penyangga yang kokoh agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram, dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana. Kita harus menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di antara kita, baik suku, agama, ras, budaya, maupun politik. Kita harus saling bahu-membahu dalam membangun negeri ini sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa," ujar Yohan

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KE KONTEN